Categories Blog

Komunitas ABAS Kembali Berpameran

Sumber foto: Frigidanto Agung, pameran komunitas ABAS

Lukisan cat air semakin berkembang di Indonesia. Peminatnya kian meluas ke berbagai kalangan. Pameran yang membuktikan, bahwa cat air adalah medium yang fleksibel, luwes. Material boleh sama, tetapi hasil akhirnya bisa berbeda-beda. Aktivitas komunitas ABAS (Agus Budiyanto Aquarelle Studio) jelas menambah khazanah pengembangan seni lukis cat air di Indonesia.


Pameran bertajuk “Renjana”, yang berarti keinginan kuat untuk menekuni sesuatu. Tajuk ini mengingatkan pada semangat untuk menjadi diri sendiri, “Be your self”. Meski tergabung dalam satu komunitas, setiap pelukis memang dibebaskan untuk membidik fokus obyek sesuai selera. Teknik mengolah cat air beragam. Begitu pula pendekatan visualnya, juga bervariasi.


Tujuh pelukis yang akan tampil dalam pameran kali ini, yaitu: Aviliani, Baskoro Sardadi, Dian Fitrasari, Dumasi Magdalena Marisina Samosir, Enda Ginting, Michellina Triwardhany, dan Niken Vijayanti. Pameran bertempat di Balai Budaya Jakarta, Jl Gereja Theresia 47 Jakarta, tanggal pelaksanaan 29 November-7 Desember 2025.


Latar belakang pameran ini, Agus sebagai guru, sekaligus ketua komunitas ABAS, bekerja secara provokatif, sehingga memicu produktivitas, serta menjadi pengawal estetika komunitas cat air tersebut. Perjalanan dan dinamika visual berikutnya ditentukan oleh “renjana” para pelukis. Mereka ditantang untuk mengelola waktu, gagasan, dan mood agar agenda melukis tetap berjalan lancar di tengah kegiatan keseharian.


“Ibarat senjata, semua akan sangat tergantung pada “The Man/Woman Behind the Gun” ,tegas Ilham Khoiri dalam tulisan pengantar pameran. ***

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *